Wednesday, December 23, 2015

Sunset Bersama Rosie by Tere Liye



Judul: Sunset Bersama Rosie
Karya: Tere Liye
Genre: Romance-Adult
Penerbit: Mahaka
Bahasa: Indonesia
Tebal: 429
Cover: Soft paperback
Publikasi: 11/2011
ISBN: 9786028357029
Series/bukan: -
Sinopsis:


"Sebenarnya, apakah itu perasaan? Keinginan? Rasa memiliki? Rasa sakit, gelisah, sesak, tidak bisa tidur, kerinduan, kebencian? Bukankah dengan berlalunya waktu semuanya seperti gelas kosong yang berdebu, begitu-begitu saja, tidak istimewa. Malah lucu serta gemas saat dikenang.

Sebenarnya, apakah pengorbanan memiliki harga dan batasan? Atau priceless, tidak terbeli dengan uang, karena hanya kita lakukan untuk sesuatu yang amat spesial di waktu yang juga spesial? Atau boleh jadi gratis, karena kita lakukan saja, dan selalu menyenangkan untuk dilakukan berkali-kali.
Sebenarnya, siapakah yang selalu pantas kita sayangi? 
Sebenarnya, apakah itu arti 'kesempatan'? Apakah itu makna 'keputusan'?
Bagaimana mungkin kita terkadang menyesal karena sebuah 'keputusan' atas sepucuk 'kesempatan'?

Sebenarnya, dalam hidup ini, ada banyak sekali pertanyaan tentang perasaan yang tidak pernah terjawab. Sayangnya, novel ini juga tidak bisa memberikan jawaban pasti atas pertanyaan-pertanyaan itu. Novel ini ditulis untuk menyediakan pengertian yang berbeda, melalui sebuah kisah di pantai yang elok. Semoga setelah membacanya, kita akan memiliki satu ruang kecil yang baru di hati, mari kita sebut dengan kamar 'pemahaman yang baru'."


Hmmm... Siapa yang gak tau Tere Liye? Penulis yang bukunya lagi best-seller saat ini? 

Bukunya yang berbeda-beda membuat pembaca penasaran. Seperti contohnya buku ini. Walaupun tokohnya sudah dewasa dan Rosie yang telah memiliki anak, tidak mengurangi nilai negatif dari buku ini.

Seperti yang udah tertulis di sinopsisnya, buku yang berlatar cerita di Lombok ini menceritakan tentang merelakan. Pada awalnya, aku nyesel banget karena beli buku yang ternyata novel dewasa. Tapi pada akhirnya, aku nyoba baca. 

Di sini, Rosie yang harus rela kehilangan suaminya, Nathan, karena pengeboman di Lombok. Rosie yang teramat mencintai suaminya itu pun seperti kehilangan arah, bahkan seperti hampir gila. Apalagi, anak-anak Rosie masih kecil semua. Namanya unik-unik; Anggrek, Sakura, Jasmine, dan Lili.

Sebelumnya, Tegar dan Rosie adalah teman semenjak kecil. Mereka tumbuh besar di daerah Gili Trawangan, Lombok. Keluarga Rosie adalah salah satu pemilik Resort yang ada di sana. Mereka berdua lalu kuliah di Bandung.

Di Bandung, Tegar bertemu dengan Nathan yang ternyata berasal dari Gili Meno, tidak jauh dari tempat Tegar dan Rosie tumbuh besar. Tegar kemudian mengenalkan Nathan kepada Rosie. Namun saat disayangkan, saat mereka bertiga mendaki gunung bersama, dan Tegar ingin menyampaikan rasa cintanya pada Rosie... Nathan-lah yang lebih dulu menyampaikan pada Rosie dan akhirnya mereka menikah. 

Setelah mendengar tragedi pengeboman itu, Tegar pun menyusul Rosie di Lombok. Anak-anak Rosie yang cepat akrab dengan Tegar. Tapi siapa sangka, Sekar yang menunggu lamaran dari Tegar, harus sakit hati karena acara pertunangan itu diundur. 

Tegar yang plin-plan tentang keputusannya, Sekar yang setia menunggu Tegar, dan anak-anak Rosie yang harus menerima kenyataan. Serta terbongkarnya fakta yang telah dikubur dari lama.

"Novel dewasa ya? Yah, aku masih remaja, novelnya pasti ribet dan ngebosenin!"

Penyajian buku ini juga ringan banget lho. Mudah dipahami untuk seusia remaja, gak bakal ngebosenin. Apalagi saat Tere Liye menciptakan tokoh-tokoh di dalamnya. Sangat realistis namun tetap membuat karyanya menjadi menakjubkan. 

"Tak Peduli seberapa membahagiakan atau menyedihkan, hidup harus terus berlanjut. Waktulah yang selalu menepati janji dan berbaik hati mengobati segalanya."

"Sungguh, tidak ada mawar yang tumbuh di tegarnya karang."



--Margo Roth Spiegelman

No comments:

Post a Comment